MENGHADAPI ANEKA GODAAN
( Lukas 4:12,13) 12 Yesus menjawabnya, kata-Nya: “Ada firman: Jangan engkau mencobai Tuhan, Allahmu!” 13 Sesudah Iblis mengakhiri semua pencobaan itu, ia mundur dari pada-Nya dan menunggu waktu yang baik.
Godaan adalah bagian dari kehidupan setiap orang percaya. Bahkan Yesus sendiri mengalami pencobaan di padang gurun. Dalam Lukas 4:1-13, Iblis mencobai Yesus dengan tiga cara: pertama, godaan terhadap kebutuhan jasmani; kedua, godaan akan kuasa dan kemuliaan duniawi; dan ketiga, godaan untuk menguji Tuhan. Namun, Yesus menolak semua pencobaan dengan berpegang pada firman Allah.
1. Godaan Kebutuhan Jasmani. Iblis berkata, “Jika Engkau Anak Allah, suruhlah batu ini menjadi roti” (Lukas 4:3). Ini adalah godaan untuk memenuhi kebutuhan jasmani dengan cara yang salah. Kita sering dihadapkan pada godaan untuk mengutamakan kebutuhan fisik di atas kehendak Allah. Namun, Yesus menjawab, “Manusia hidup bukan dari roti saja” (Lukas 4:4, mengutip Ulangan 8:3). Artinya, hidup manusia bukan hanya tentang materi, tetapi terutama tentang hubungan dengan Allah.Ilustrasi: Seorang pekerja mengalami kesulitan ekonomi dan tergoda untuk melakukan kecurangan dalam pekerjaannya demi mendapatkan keuntungan lebih. Namun, ia memilih tetap setia dan percaya bahwa Tuhan akan mencukupi kebutuhannya dengan cara yang benar.
2. Godaan Kuasa dan Kemuliaan Duniawi. Iblis menawarkan kepada Yesus segala kerajaan dunia dengan syarat Yesus menyembahnya (Lukas 4:6-7). Ini adalah godaan kekuasaan dan kemuliaan dengan cara yang tidak berkenan kepada Tuhan. Namun, Yesus menegaskan, “Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti” (Lukas 4:8, mengutip Ulangan 6:13). Banyak orang tergoda menghalalkan segala cara demi kedudukan dan kekayaan, tetapi Tuhan mengingatkan bahwa hanya Dialah yang layak disembah.Ilustrasi: Seorang politisi Kristen dihadapkan pada godaan untuk menerima suap agar mendapat jabatan lebih tinggi. Namun, ia memilih integritas dan menolak korupsi, meskipun itu berarti kehilangan peluang besar.
3. Godaan Untuk Menguji Tuhan. Iblis meminta Yesus menjatuhkan diri dari bubungan Bait Allah dengan janji bahwa malaikat akan menyelamatkan-Nya (Lukas 4:9-11). Ini adalah godaan untuk memanipulasi Tuhan. Yesus menolak dengan mengutip Ulangan 6:16, “Jangan engkau mencobai Tuhan, Allahmu!” (Lukas 4:12). Sebagai orang percaya, kita dipanggil untuk hidup dalam iman, bukan menuntut tanda-tanda dari Tuhan untuk membuktikan kuasa-Nya..Ilustrasi: Seorang jemaat menolak memakai helm saat berkendara, dengan alasan bahwa Tuhan pasti melindunginya. Namun, ia akhirnya menyadari bahwa iman yang sejati bukanlah mencobai Tuhan, melainkan menaati hikmat dan aturan yang telah diberikan-Nya.
Yesus telah memberikan teladan bagaimana menghadapi godaan: dengan firman Allah. Setiap kali Iblis mencobai, Yesus menjawab dengan firman. Kita pun dipanggil untuk berakar dalam firman Tuhan agar tidak mudah jatuh dalam pencobaan (Mazmur 119:11). Dengan bersandar pada Tuhan dan kebenaran-Nya, kita dapat menang atas segala godaan. “Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan; roh memang penurut, tetapi daging lemah.” (Matius 26:41).
AMIEN.